Artinya "Bahwa Ummul Fadhl mendengarnya membaca surah wal mursalaati 'urfaa. Kemudian Ummul Fadhl berkata, 'Wahai anakku, demi Allah engkau telah mengingatkan aku dengan bacaan surah ini bahwa ini adalah surah yang dibaca ketika Sholat Maghrib terakhir yang dilakukan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam'." Assalamualaikum. Mari Belajar Ayat-ayat yang sering dibaca imam shalat dengan irama KURDI: Qs.Luqman Ayat 12-14SUBSCRIBE CHANNEL BARU SAYA : https://youtu. TRIBUNPEKANBARUCOM - Didalam Alquran banyak ayat yang sangat indah jika dibaca namun memiliki makna yang sangat luar biasa. Begitulah acara Allah memberitahukan kepada umatnya atas segala sesuatu yang bermanfaat dan berupa amalan yang baik. Salah satunya adalah Surat Ar Rahman yang biasanya sering dibaca imam saat memimpin sholat. RakaatPertama: membaca surah Al-Fatihah dan dilanjutkan surah Ayatsuci yang paling sering dibaca pada bulan Ramadan adalah ayat 183 dari Surat Al Baqarah. Setiap malam, dalam salah satu rakaat, ayat ini pasti dibaca oleh imam. Begitulah yang saya perhatikan ketika tarawih berjamaah di masjid. Ayat ini sangat penting karena menjadi dalil dan landasan utama tentang puasa. Meskipun hanya satu ayat, memiliki CatatanPekerja Migran Indonesia di Qatar#04 Ayat-ayat Al-Quran Sering Dibaca Imam Sholat. 40 Kumpulan Ayat al-Qur'an Populer dan Sering dibaca Imam - Pusat Kajian Hadis. Doa Halal bi Halal yang Dianjurkan saat Silaturahmi di Momen Lebaran. Perdana Sejak 1989, Dayah MUQ Pagar Air Gelar Tasmi' dan Syahadah Hafalan Quran 30 Juz - Serambinews.com . Minggu, 03 Juli 2016 40 Kumpulan Ayat-ayat Al-Qur'an Yang Sering Dibaca Imam 40 Kumpulan Ayat-ayat Al-Qur’an Populer dan Sering Dibaca Imam Inilah 40 lebih ayat-ayat Al-Quran yang sering dibaca imam dalam solat. Ayat-ayat ini sering dibaca karena kandungan isinya yang bagus. Ini referensi berharga untuk kita hafalakan dan amalkan dalam solat. 1. Al-Baqarah 2 183 – 186 2. Al-Baqarah 2 254 -257 3. Al-Baqarah 2 261 – 265 4. Al-Baqarah 283 -286 5. Ali Imran 18 – 20 6. Ali Imran 102 – 108 7. Ali Imran 110 – 115 8. Ali Imran 133 – 136 9. Ali Imran 190 – 194 10. An-Nisa 1 – 6 11. Al-Maidah 6 -9 12. Al-An’am 159 – 165 13. At-Taubah 128 -129 14. Yusuf 1- 6 15. Ibrahim 5 – 8 16. An-nahl 125 -128 17. Al-Isra’ 1 -10 18. Al-Isra’ 78 – 85 19. Al-Kahfi 1 – 13 20. Al-Kahfi102 – 110 21. Al-Mu’minun 1 – 16 22. An-Nur 35 -38 23. Al- Furqan 72 – 77 24. Ar-Ruum 1 – 11 25. Luqman 12 – 19 26. Al-Ahzab 21 – 24 27. Al-Ahzab40 -48 28. Al-Ahzab70 – 73 29. Yaasin77 -83 30. Saad 71 – 88 31. Az-Zumar 71 – 74 32. Fusilat30 – 35 33. Al- Fath 1- 6 34. Al-fath27 -29 35. Al-hujurat 1 – 6 36. Al-mujadalah 9 – 11 37. Al-hasyr 18 – 24 38. Al-Saff 10 – 14 39. Al-Jumu’ah 9 – 11 40. Al-Munafiqun 9 – 11 41. At-taghabun 11 – 18 42. Attahrim 8-12 Diposting oleh IBNU ALI di 8 komentar Sugeng Bralink 10122 April 2017 pukul kasih pak. BalasHapusBalasanBalasUnknown3 Mei 2017 pukul pakBalasHapusBalasanBalasUnknown29 Juli 2017 pukul ... Terimakasih pakBalasHapusBalasanBalasUnknown16 Juli 2018 pukul September 2018 pukul membantu,terima kasihBalasHapusBalasanBalasUnknown23 Juni 2019 pukul memmbantu...big thanks 👍👍BalasHapusBalasanBalasUnknown9 Maret 2020 pukul papakBalasHapusBalasanBalasVenom nocturnal15 Maret 2020 pukul tabarakallah☺️BalasHapusBalasanBalasTambahkan komentarMuat yang lain... Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langganan Posting Komentar Atom Jakarta - Ada tiga 3 jeni surat yang sering dibaca Rasulullah saat sholat, dan surat ini pada umumnya dibacakan nabi saw pada saat sholat malamnya. Yakni, surat yang ringan dan surat itu diisryaratkan bagi pemula dan bagi pemula yang menunaikan salat ini diungkapkan ustaz Hadi Hidayat dalam ceramahnya seperti yang dikutip dari kanal YouTube Bayu Gumelar, Rabu 12/10/2022. Lanjutnya menjelaskan, surat yang ringan dibaca nabi saw adalah 100 ayat Al Baqarah. "Kadang-kadang beliau baca 10 atau 11 ayat terakhir Surat Al Imran. Jadi ukuran ringannya relatif, ringan bagi nabi, belum tentu ringan bagi kita. Namun pada prinsipnya, carilah ayat-ayat yang ringan," ujar ustaz Hadi ia jelaskan kembali, untuk kadar ringannya misalnya pada contoh saat nabi melakukan sholat dan ada sahabat kecil yang ikut, namanya Ibnu Abas. Maka, pada saat itu nabi saw membaca ayat yang ringan yakni baca 10 atau 11 ayat terakhir surat Al Imran. "Maka dari itu, ketika anda ingin sholat malam dan anak anda ikut salat dan anak anda masih kecil, maka bacalah dulu ayat-ayat yang ringan. Sehingga anak anda tidak berdiri lama-lama, jadi besok-besoknya dia mau ikut lagi," katanya. Lanjutnya menjelaskan, untuk surat yang kedua yang sering dibaca nabi saw ketika salah yakni surat-surat yang tersusun di dalam Al Qur'an secara tertib dengan tujuan mengulang yang dihafal atau memperbanyak yang dibaca. "Kalau yang tadi yang ringan-ringan, nah yang ini yang panjang-panjang. Biasanya menghafal quran ini sering dilakukan untuk menguji hafalannya dan ini sering dilakukan para sahabat nabi saw," tuturnya. Lalun yang ketiga, ia katakan, Rasulullah memilih surat-surat yang sesuai dengan keperluan atau kebutuhan. Kemudian, ia mengingatkan kembali bahwa surat Al Quran adalah pedoman dalam hidup manusia. "Jadi apapun masalahnya solusinya ada di Al quran. Bahkan banyak di Al Quran ayat tentang hidup. Makanya pada salat ,malam bacakan surat yang sesuai kebutuhan anda. Misal anda sering mencari nafkah, bisa anda baca tentang surat tentang kemudahan mencari nafkah," itu, dilansir dari buku Kumpulan Ayat-ayat Al Qur'an Populer dan Sering Dibaca Imam, Ahmad Lutfi Fathullah menyebutkan beberapa hadis yang menerangakan suat apa saja yangs sering dibaca Rasulullah ketika salat. Ini surat dan Surat Al-Kafirun QS. 109 dan al Ikhlas QS, 112 قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙArab-latin qul yā ayyuhal-kāfirụnArtinya "Katakanlah Muhammad, "Wahai orang-orang kafir!" لَآ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَۙArab-latin lā a'budu mā ta'budụnArtinya "aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah" وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۚArab-latin wa lā antum 'ābidụna mā a'budArtinya "dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah" Halaman Selanjutnya وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙArab-latin wa lā ana 'ābidum mā 'abattum Related PapersAyat-Ayat al-Qur’an tentang Rumpun Ilmu Agama Perspektif Epistemologi Integrasi-InterkoneksiAl-Quran merupakan sumber asas bagi Islam dan umat Islam. Keterikatan antara al-Quran dengan ilmu pengetahuan sudah pasti tidak dapat dinafikan. Justeru, dalam membicarakan tentang Perbandingan Agama, maka semestinya metodologi dan pengaplikasian yang dipraktikkan dalam al-Quran perlu dikaji dan diselidiki. Artikel ini mengkaji Metode Perbandingan Deskriptif bagi Perbandingan Agama yang diaplikasikan di dalam al-Quran al-Karim. Ianya dimulakan dengan definisi bagi Metode Perbandingan Deskriptif. Seterusnya artikel ini menganalisis penggunaan al-Quran al-Karim terhadap metode ini. Penulis merumuskan bahawa Metode Perbandingan Deskriptif bagi Perbandingan Agama perlu dipecahkan kepada dua bahagian; Metode Perbandingan Deskriptif Mutlak dan Metode Perbandingan Deskriptif study is about the provisions of the Qur'ān on inheritance that regulates the rights of the heirs with justice, especially towards women who did not have such right before the advent of Islam. Currently, the people of Malay Sambas distribute inheritance against the provisions of the Qur'ān which allots double shares to the male except in case of the parents. In the Sambas Malay community, men and women inherit equal shares contrary to the provisions in the Qur'ān as stated in the verse of al-Nisā' 4 11, 12, and 176. This research is a field research with a phenomenological method by looking at gender equality and feminism in the distribution of inheritance among the Malay Sambas community. The focus of this research is guided by the Islamic law position on the Malay Sambas equal distribution system of inheritance between men and women. This research finds that the Malay Sambas system of inheritance is contrary to the Shariah because there is still equal distribution of inheritance to male and female communication is essential for every leader. This is due to good communication can result in peace and harmony among followers or workers and is important for achieving objectives. Thus, this article focuses on effective leadership communication. A qualitative method was used whereby documents were examined for a clear understading of an Islamic form communication, the types of communication, and the principles and ethics behind said communication. Accordingly, this article will cover the definition and characteristics of effective communication from the Islamic perspective. Generally, this paper is different from previous articles in terms of its reliance on the thoughts of Imām al-Ghazalī regading the characterisctics of effective communication that should be practiced by leaders in the contemporary period. Salah satu sunnah shalat adalah membaca surat atau ayat Al-Qur’an usai membaca Surat Al-Fatihah. Al-Qur’an sendiri terdiri dari 114 surat dan enam ribu lebih ayat. Jadi umat Islam memiliki pilihan surat atau ayat yang melimpah untuk dibaca setelah membaca fatihah. Tidak ada aturan pasti terkait dengan surat atau ayat apa saja yang harus dibaca ketika shalat. Surat atau ayat apa saja bisa dibaca, biasanya surat atau ayat disesuaikan dengan situasi atau momen yang terjadi. Misal, ayat-ayat tentang puasa biasanya banyak dibaca pada saat shalat di bulan Ramadhan. Ada orang yang suka membaca surat-surat pendek seperti surat pada juz 30 akhir ketika shalat. Ada pula orang gemar membaca potongan-potongan ayat dalam surat yang panjang. Sehingga surat atau ayat itu yang diulang-ulang ketika menjalankan shalat lima waktu. Lalu, bagaimana dengan Rasulullah? Surat atau ayat apa yang sering dibaca Rasulullah saat shalat?Di dalam bukunya Kumpulan Ayat-ayat Al-Qur’an Populer dan Sering Dibaca Imam, Ahmad Lutfi Fathullah menyebutkan beberapa hadist yang menerangkan tentang surat apa saja yang sering dibaca Rasulullah ketika Surat al-Kafirun QS. 109 dan al-Ikhlas Berdasarkan hadist yang diriwayatkan Muslim, Rasulullah disebut kerap kali membaca Surat al-Kafirun dan al-Ikhlas saat menunaikan shalat lima waktu, termasuk ketika shalat qobliyah Shubuh. Kedua, Surat at-Tin QS. 95. Suatu hari, Rasulullah berada dalam suatu perjalanan. Pada saat waktu shalat Isya tiba, ia mengajak sahabat-sahabatnya untuk shalat. Adapun surat yang dibaca pada salah satu rakaat shalat Isya adalah Surat at-Tin. Hal ini didasarkan pada hadist riwayat Bukhari dan Surat asy- Syams QS. 91. Buraidah menyebut kalau Rasulullah pernah membaca Surat asy-Syams pada saat shalat Isya. Keempat, Surat al-Buruj QS. 85 dan at-Thariq QS. 86. Keduanya pernah dibaca Rasulullah ketika menunaikan shalat Dzuhur dan Ashar sebagaimana yang diceritakan Jabir dari Samrah. Kelima, Surat Qaf QS. 50. Tidak hanya membaca surat-surat pendek yang ada di juz 30 saja, Rasulullah juga membaca surat-surat lainnya yang memiliki ayat panjang. Sahabat Quthbah menceritakan bahwa suatu ketika Rasulullah membaca Surat Qaf pada saat menjalankan shalat Subuh. Memang, surat atau ayat yang dibaca Rasulullah dalam shalat begitu beragam dan bervariasi. Namun setidaknya, itulah beberapa surat yang pernah dibaca Rasulullah dan terekam dalam hadist. A Muchlishon Rochmat Eksistensi Al Qur'an di tengah-tengah umat Islam telah menginspirasi banyak ulama di berbagai lintasan zaman untuk melakukan kajian terhadap Al Qur'an dari berbagai aspek dengan menggunakan beragam metode. Kemukjizatan Al Qur'an pun tidak hanya diakui oleh umat Islam saja, akan tetapi juga dari kalangan non-Muslim seperti halnya para orientalis. Umat islam juga telah sepakat bahwa setiap bagian dari Al Qur'an memiliki keistimewaan dan keutamaan tersendiri. Oleh karena itu, dalam kehidupan sehari-hari terdapat beberapa surat atau ayat yang diutamakan untuk dibaca pada waktu-waktu tertentu. Fenomena seperti ini ternyata telah diuraikan oleh seorang ulama yang hidup di abad pertengahan yaitu Imam Muhyiddin Abu Zakaria Yahya Ibnu Syarafudiin al Nawawi al Dimasyqi atau yang masyhur dengan sebutan Imam Nawawi dalam kitabnya Al Tibyan fi Adabi Hamalat Al Qur'an. Di dalam kitab tersebut terdapat satu bab yang berjudul Al-ayat wa al-suwar al-mustahabbah fi auqatin makhsushatin, sebuah bab yang menjelaskan tentang surat-surat atau ayat-ayat yang dianjurkan untuk membacanya pada waktu-waktu tertentu. Imam Nawawi mengawali penjelasannya dengan mengatakan bahwa sebenarnya tema fadhoil al-suwar merupakan tema yang pembahasannya cukup luas. Oleh karena itu, dalam bukunya tersebut, beliau hanya menjelaskan sebagian besar saja dan menggunakan ungkapan-ungkapan yang diringkas, karena sebagian keutamaan tersebut telah diketahui oleh orang-orang awam sehingga menjadi sebuah amalan rutinitas. Seperti halnya keutamaan membaca Al Qur'an di bulan Ramadhan, terutama dalam sepuluh hari terakhir dan di malam-malam yang ganjil atau pada saat sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Tak lupa, Imam An Nawawi juga menjelaskan keutamaan membaca beberapa surat pilihan, di antaranya adalah Surat Yasin, Surat Al-Waqi’ah, Surat Al-Mulk, dan Surat Al-Kahfi. Imam An Nawawi kemudian menjelaskan secara rinci mengenai surat-surat yang dianjurkan untuk dibaca di setiap sholat. Diantaranya adalah pertama, ketika melaksanakan shalat Subuh di hari Jumat disunahkan membaca surat alif lam mim tanzil surat As Sajadah pada rakaat yang pertama dan pada rakaat yang kedua membaca surat Al Insaan. Kedua surat tersebut hendaklah dibaca secara keseluruhan dari awal hingga akhir surat. Tidak dianjurkan membaca sebagian ayatnya, dengan mengambil bagian awal, tengah ataupun akhirnya saja, seperti halnya dilakukan oleh kebanyakan imam di beberapa masjid. Kedua, disunnahkan juga saat sholat Jum’at membaca surat Al Jumu’ah pada rakaat yang pertama dan surat Al Munafiquun pada rakaat kedua. Selain itu, disunnahkan juga membaca surat Al A’laa pada rakaat pertama dan membaca Surat Al Ghaasyiyah pada rakaat kedua. Keduanya adalah riwayat yang sahih dari Rasulullah SAW. Ketiga, dianjurkan ketika melaksanakan Shalat Ied membaca Surat Qaaf pada rakaat pertama dan membaca surat Iqtarabatis Saa’atu Surat Al Qamar pada rakaat kedua. Selain itu, dianjurkan juga membaca surat Al A’laa dan Al Ghaasyiyah. Kedua riwayat itu sahih dari Rasulullah SAW. Keempat, pada saat melakukan shalat sunnah fajar Qabliyah Subuh dianjurkan membaca Surat Al Kafirun pada rakaat yang pertama dan Surat Al Ikhlas pada rakaat kedua. Boleh juga pada rakaat pertama membaca surat Al Baqarah ayat 136 dan pada rakaat kedua membaca surat Ali Imran ayat 64. Keduanya sahih dari perbuatan Rasulullah SAW. Kelima, dalam rakaat pertama, sholat sunah Maghrib membaca Surat Al Kafirun dan rakaat kedua Surat Al Ikhlas. Dan keduanya juga dibaca dalam dua rakaat shalat sunnah thawaf dan dua rakaat shalat sunnah istikharah. Keenam, dalam sholat witir tiga rakaat, rakaat pertama membaca surat Al-A’la dan rakaat kedua membaca surat Al Kafirun serta rakaat ketiga membaca Surat Al Ikhlas dan dan Surat Al Mu’awwidzatain. Kemudian Imam An Nawawi menjelaskan tentang surat-surat yang disunnahkan untuk dibaca di hari-hari atau di waktu-waktu tertentu. Pertama, disunahkan membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Said Al Khudri dan beberapa sahabat lainnya. Imam Asy Syafi’i berkata dalam kitab Al Umm, disunahkan juga membacanya pada malam Jumat. Dalil ini diriwayatkan oleh Abu Muhammad Ad Daarimi dengan isnadnya dari Abu Said Al Khudri, ia berkata “Barangsiapa membaca surat Al Kahfi pada malam Jumat, dia diterangi cahaya antara rumahnya dan Al Baitul Atiq Ka’bah”. Ad Daarimi juga menyebut suatu hadits yang menganjurkan membaca Surat Huud pada hari Jumat. Diriwayatkan dari Makhul seorang tabi’in yang mulia, bahwa sunah membaca Surat Ali Imran pada hari Jumaat. ,Kedua, disunahkan memperbanyak membaca Ayat Kursi di semua tempat dan membacanya setiap malam ketika hendak tidur dan membaca Al Mu’awwidzatain Surat Al-Falaq dan An-Nas setiap selesai sholat. Diriwayatkan dari Uqbah bin Amir, ia berkata “Rasulullah saw menyuruhku membaca Al Mu’awwidzatain setiap selesai sembahyang”. Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Dawud, Tirmidzi dan Nasa’i Tirmidzi berkata hadits hasan sahih. Ketiga, disunahkan ketika akan tidur membaca ayat Kursi, surat Al Ikhlas,surat Al Mu’awwidzatain dan akhir surat Al Baqarah. Ini amalan yang perlu diperhatikan sebagaimana diriwayatkan berkenaan dengannya menerusi hadits-hadits sahih dari Abu Mas’ud Al Badri bahwa Rasulullah SAW bersabda “Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari surat Al Baqarah dalam suatu alam maka kedua ayat itu mencakupinya melindunginya”. Beberapa ulama mengatakan, maksudnya mencukupinya dari sembahyang malam. Para ulama lainnya berkata yaitu melindunginya dari gangguan pada malam tersebut. Adapun hadits yang meriwayatkan hal tersebut sepert diriwayatkan dari Aisyah “Bahwa Nabi saw setiap malam membaca Qul huwallahtu Ahad dan Al-Mu’awwidzatain”. Diriwayatkan dari Ali, ia berkata “Saya belum pernah melihat seorang berakal yang masuk Islam tidur sebelum membaca ayat Kursi”. Di riwayatkan juga dari Ali, katanya “Saya belum pernah melihat orang yang berakal tidur sebelum membaca tiga ayat terakhir dari surat Al Baqarah”. Isnadnya sahih berdasarkan syarat Bukhari dan Muslim. Diriwayatkan dari Uqbah bin Amir, ia berkata Rasulullah SAW berkata kepadaku “Janganlah engkau biarkan malam berlalu, kecuali engkau membaca di dalamnya Qul huwallaahu Ahad dan Al-Mu’awwidzatain. Maka tidaklah tiba suatu malam kepada kita kecuali membacanya”. Diriwayatkan dari Ibrahim An Nakha’i, ia berkata “Mereka menganjurkan agar membaca surat-surat ini setiap malam tiga kali, yaitu Qul Huwallaahu Ahad dan Al-Mu’awwidzatain". Isnadnya sahih berdasarkan syarat Muslim. Diriwayatkan dari Ibrahim pula, mereka mengajari orang-orang apabila hendak tidur membaca Al-Mu’awwidzatain. Diriwayatkan dari Aisyah “Nabi saw tidak tidur hingga membaca surat Az-Zumar dan Bani Israil”. Riwayat Tirmdizi dan dia berkata hadits ini hasan. Keempat, Jika bangun setiap malam, disunahkan membaca akhir Surat Al Imran dimulai dari ayat 190 berdasarkan riwayat yang terdapat di dalam Shahihain. Lebih lanjut Imam An-Nawawi juga memberikan uraian tentang ayat-ayat yang dibacakan untuk orang sakit diantaranya pertama, disunahkan membaca Al Fatihah di samping orang sakit berdasarkan sabda Nabi SAW dalam hadits sahih berkenaan dengan perkara tersebut “Dari mana engkau tahu bahwa Al Fatihah adalah ruqtah sejenis obat dan mantera?”.Kedua, disunahkan membaca surat Al Iklas, Al Falaq, dan An Nas untuk orang sakit dengan meniup pada kedua telapak tangan. Hal ini diriwayatkan dalam Shahihain dari perbuatan Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan dari Thalhah bin Mutharif, katanya “Jika Al Qur'an dibaca di dekat orang sakit, dia merasa lebih ringan. Pada suatu hari aku memasuki khemah seseorang yang sedang sakit”. Aku berkata “Aku melihatmu hari ini dalam keadaan baik”. Dia berkata “Telah dibacakan Al Qur'an di dekatku”. Ketiga, diriwayatkan oleh Al-Khatib Abu Bakar Al-Baghdadi dengan isnadnya, bahwa Ar Ramadi ketika menderita sakit, katanya "Bacakan hadits kepadaku. Ini baru hadits, apalagi Al Qur'an". Keempat, tentang apa yang dibacakan di dekat mayat. Para ulama dan sahabat berkata, sunah membaca surat Yasin di dekatnya berdasarkan hadits Ma’qil bin Yasar bahwa Nabi SAW bersabda “Bacakanlah surat Yasin untuk mayatmu”. Hadits riwayat Abu dawud dan Nasa’i dalam Amalul Yaum wal Lailah dan Ibnu Majah dengan isnad dha’if. Muhammad Nur Hayid Bacaan Juz Amma 3 Surat Pendek Ada Arab & Latin yang Kerap Dibaca Imam Saat Sholat Tarawih dan Witir Banyak sekali pilihan surat dalam Alquran yang terdiri dari beberapa ayat yang bisa dibaca ketika sholat, termasuk 3 surat pendek berikut ini. Rabu, 11 Agustus 2021 1003 WIB /ANTONIlustari melaksanakan sholat berjemaah - Apa saja surat yang sering dibaca ketika sholat tarawih dan witir? Berikut ulasan selengkapnya. Kitab suci Alquran terdiri dari 114 surat dan terdiri lebih dari enam ribu ayat. Setiap surat ini memiliki keutamaannya masing-masing. Apalagi ketika sholat kita pasti membaca ayat-ayat Alquran. Dan ini membuktikan jika kita hidup tidak terlepas dari ayat-ayat Alquran terutama sholat. Sehingga ketika kita membaca ayat Alquran sata sholat akan menambah kebaikan yang diberikan Allah. Satu huruf saja diganjar sepuluh kebaikan, bagaimana dengan beratus-ratus lembar Alquran? Tidak terbayang kan betapa dahsyatnya kebaikan yang dijanjikan oleh Allah melalui ayat Alquran? Termasuk ketika mengerjakan sholat tarawih dan witir yang biasanya dikerjakan di bulan Ramadhan. Ada beberapa ayat yang sering dibaca oleh imam ketika sholat tarawih dan witir, berikut di antaranya lengkap bacaan Arab, latin dan terjemahannya. Baca juga Bacaan Juz Amma 5 Surat Lengkap Arab, Latin & Arti, Kerap Dibaca Saat Sholat Sendiri dan Berjemaah Surat Al-Insyiqaq بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ Bismillaahirrahmaanirrahiim Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

ayat yang sering dibaca imam